✍🏽RINGKASAN MATERI
Bab ini ngajak kamu kenalan dengan mereka: para pembaru, pemikir, pejuang, dan pendidik yang bawa Islam dari masa sulit menuju masa bangkit. Nggak cuma seru buat dibaca, tapi juga penting buat kamu yang pengen jadi agen perubahan di masa depan 💪✨
📅 Periodisasi peradaban Islam (klasik, pertengahan, modern)
📉 Kondisi umat Islam awal abad ke-19 yang terjajah dan terpuruk
🔁 Munculnya gerakan pembaruan dan modernisasi
👳♂️ Tokoh-tokoh pembaru Islam dari Timur Tengah sampai Nusantara
🇮🇩 Pengaruh pemikiran modern terhadap kemerdekaan dan pendidikan di Indonesia
🌈 Nilai-nilai yang relevan bagi pelajar masa kini
🔥 Karena kamu hidup di masa yang sama seperti masa mereka dulu: penuh tantangan, pengaruh asing, dan kebutuhan akan perubahan.
✅ Biar kamu ngerti bahwa Islam tuh adaptif dan inspiratif
✅ Kamu bisa belajar dari tokoh-tokoh keren yang mengubah dunia lewat ilmu & iman
✅ Materi ini bikin kamu siap jadi pemimpin masa depan yang berakar kuat & berpikiran terbuka
✅ Kamu belajar bahwa ijtihad, inovasi, dan kolaborasi itu bagian dari ajaran Islam
✅ Karena membangun Indonesia emas 2045 dimulai dari jiwa muda yang cerdas & berjiwa Islam
💡STRATEGI BELAJAR
Menjawab Pertanyaan Pemantik
Mari kita mulai dari diri sendiri dengan melakukan beberapa aktivitas dan menjawab pertanyaan berikut.
Mengapa umat Islam pernah mengalami kemunduran?
Apakah perubahan (pembaruan) itu selalu baik?
Menurutmu, apa yang harus diperbaiki dari kondisi umat Islam saat ini?
Apakah pelajar bisa menjadi agen perubahan? Bagaimana?
Kenapa sih Ini Penting?
Anak-anak, sebelum kita bicara tokoh besar dan sejarah panjang, kita harus jujur dulu pada diri sendiri. Kemunduran umat tidak terjadi tiba-tiba, tapi karena banyak orang yang berhenti berpikir, berhenti belajar, dan merasa cukup dengan keadaan. Muhasabah ini penting supaya kalian tidak sekadar belajar sejarah sebagai cerita masa lalu, tetapi melihatnya sebagai cermin untuk masa depan kalian sendiri. Kalau sejak sekarang kalian tidak punya kesadaran untuk berubah, maka kalian hanya akan menjadi penonton sejarah, bukan pelaku perubahan.
Mengamati, Membandingkan lalu Mengambil Pelajaran
Pada aktivitas kali ini kelas akan dibagi menjadi 6 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5-6 murid. Pembagian kelompok ini disesuaikan dengan kondisi kelas masing-masing. Guru Pengajar akan menjelaskan teknik pembagian kelompok ini. Lalu apa yang dilakukan di dalam kelompok? Perhatikan detail berikut:
Setiap kelompok mengamati (melalui media sosial, internet, berita di koran, lingkungan sekitar, pengalaman yang pernah dilalui dan lain sebagainya) tentang kondisi umat Islam modern dari 3 aspek: pendidikan, teknologi, sosial.
Setiap kelompok membandingkan hasil pengamatan yang telah dilakukan pada poin 1 di atas, dengan masa kejayaan Islam dahulu kala berdasarkan materi yang telah dipelajari
Setiap kelompok mengisi dan melengkapi LKPD berikut: UNDUH DI SINI. Cetak pada kertas A4 tanpa mengubah margin
Diskusikan setiap pertanyaan yang ada dalam LKPD bersama dengan kelompok masing-masing, lengkapi kemudian cetak dan kumpulkan kepada guru pengajar
Kenapa sih ini Penting?
Kalian harus paham bahwa kebangkitan tidak dimulai dari mimpi besar, tapi dari kemampuan melihat masalah secara jujur. Banyak orang ingin perubahan, tapi tidak mau mengakui kenyataan. Observasi ini melatih kalian untuk tidak menutup mata terhadap kondisi umat, sekaligus tidak menyalahkan tanpa solusi. Ini adalah langkah awal menjadi generasi yang berpikir, bukan sekadar mengeluh. 😍
Baca dan Amati
Selamat, ya😍 kalian telah sampai di bagian 3️⃣ strategi belajar bab 10, yakni Dalami Materi. Pada bagian ini kalian akan membaca dan memahami materi melalui teks, video, dan ilustrasi lainnya tentang gadab dan gibah. Siap mendalami materi ? KLIK DI SINI
Kenapa sih Ini Peting?
Anak-anak, tokoh-tokoh ini bukan orang biasa. Mereka hidup di masa sulit, tapi tidak memilih diam. Mereka berpikir, bergerak, dan memperbaiki umat dengan ilmu. Dari sini kalian belajar bahwa perubahan tidak datang dari banyaknya orang, tapi dari orang yang punya keberanian berpikir berbeda dan bertindak benar. Kalau kalian hanya mengagumi tanpa meneladani, maka pelajaran ini tidak akan berdampak apa-apa.
Pertemuan 2
Mengenal Tokoh Inspiratif: Membangun Semangat Belajar dari Para Pendahulu
Pada sesi kali ini kelas akan dibagi menjadi 4 kelompok dengan nama kelompok berikut:
Kelompok 1: Jamaluddin Al-Afghani
Kelompok 2: Muhammad Abduh
Kelompok 3: Rasyid Ridha
Kelompok 4: Muhammad Iqbal
Lakukan penelusuran dari berbagai sumber terpercaya baik dari buku-buku di perpustakaan sekolah, maupun secara daring di Internet. Jika diperlukan dapat juga dilakukan wawancara kepada guru mata pelajaran Sejarah
Lengkapi tabel pada LKPD berikut: UNDUH DI SINI
Tunjuk 2 orang di dalam kelompok untuk menjadi wakil kelompok yang akan berperan sebagai tokoh sesuai dengan nama pada kelompok serta pendampingnya (1 orang berperan sebagai tokoh sesuai nama kelompok dan 1 orang berperan sebagai pendamping tokoh di dalam kelompok)
Secara pararel seluruh wakil pada setiap kelompok akan maju untuk melakukan mini seminar panel berkaitan dengan hasil diskusi dan isian LKPD pada setiap kelompok
Setiap kelompok menyiapkan dan mengajukan 2 pertanyaan kepada kelompok lain terutama yang berkaitan dengan peran tokoh saat masih hidup serta karya-karya yang ditinggalkan. Pertanyaan dijawab oleh tokoh yang menjadi perwakilan kelompok, dibantu oleh pendamping tokoh
Guru pengajar akan menjadi fasilitator dalam mini seminar panel lini agar kegiatan seminar berjalan lancar
Kenapa sih Ini Penting?
Anak-anak, tokoh-tokoh ini bukan orang biasa. Mereka hidup di masa sulit, tapi tidak memilih diam. Mereka berpikir, bergerak, dan memperbaiki umat dengan ilmu. Dari sini kalian belajar bahwa perubahan tidak datang dari banyaknya orang, tapi dari orang yang punya keberanian berpikir berbeda dan bertindak benar. Kalau kalian hanya mengagumi tanpa meneladani, maka pelajaran ini tidak akan berdampak apa-apa.
Teladan Tokoh: Wujud Cinta dalam Goresan Pena
Sebagai bagian dari wujud cinta dan teladan kita kepada para tokoh Islam yang telah banyak meninggalkan jejak sejarah dan tinta emas peradaban Islam masa modern, pada strategi kali ini kalian akan menggambar satu dari empat tokoh pembaharu Islam. Ketentuan berkaitan dengan hal tersebut dijelaskan sebagai berikut:
gambarlah satu dari empat tokoh pembaharu Islam berikut. Referensi gambar silakan LIHAT DI SINI
aktivitas ini dilakukan secara individu, setiap murid menggambar salah satu tokoh pada gambar tersebut. gambar dibuat manual pada kertas gambar, boleh menggunakan pensil berwarna atau cat air atau alat gambar lainnya
gunakan kertas gambar yang sesuai (minimal ukuran A4). Tuliskan nama tokoh pada bagian bawah gambar, dan identitas Anda ditulis di bagian belakang gambar
Unggah hasil karya Anda di grup FB Ruang Belajar PAI Kelas XI, beri judul: TELADAN TOKOH. Tuliskan 'caption' pada unggahan sebagai bentuk pesan dan ajakan kebaikan sesuai dengan nama tokoh yang ada pada gambar, jangan lupa menuliskan identitas, ya.
Tag (tandai) akun guru pengajar agar karya kalian dapat dinilai
Kenapa sih Ini Penting?
Ini puncak pembelajarannya! Ubah kekaguman jadi aksi. Kalian diajak jadi 'penerus' di era digital, menyebarkan pesan damai dan moderat dengan cara kalian sendiri yang kreatif. Buktiin kalau moderasi itu nggak jadul. Perubahan tidak akan terjadi kalau hanya berhenti di kelas. Kalian harus mulai dari diri sendiri, dari hal kecil, tapi konsisten!.
Kontribusiku untuk Agama dan Negara
Materi kali ini telah tuntas kalian pelajari, kini saatnya kalian berkomitmen melakukan tindakan nyata dalam kehidupan dimulai dari hal kecil dan sederhana. Pada strategi kali ini kalian akan menjawab dan melengkapi kalimat berikut:
"Sebagai pelajar, aku ingin berkontribusi untuk umat dan bangsa dengan cara ….."
Tulis ulang dan lengkapi kalimat tersebut. Jawaban kalian ditulis di kolom komentar postingan TELADAN TOKOH pada strategi RUANG AKTUALISASI. Jangan lupa menuliskan nama, kelas dan absen, tandai akun guru pengajar agar jawaban dapat dinilai
Kenapa sih Ini Penting?
Biar ilmunya nggak cuma di kepala, tapi meresap ke hati dan jadi niat baik. Kita saling menguatkan untuk jadi pribadi yang lebih bijak, toleran, dan cinta damai, persis seperti yang dicontohkan para ulama hebat kita.
Pada akhirnya kalian sampai pada sesi akhir langkah pembelajaran pada materi bab 10 ini. Kalian akan menjawab pertanyaan untuk menguji pemahaman dan pengetahuan masing-masing. Oya, tes kompetensi ini sifatnya wajib diikuiti oleh peserta didik yang telah menyelesaikan seluruh aktiitas belajar dengan langkah pembelajaran alur MODERAT (kecuali alur T yang saat ini sedang diakses). Beberapa hal yang perlu kalian perhatikan adalah:
Tes ini juga berfungsi sebagai penilaian harian atau ulangan harian
Silakan minta token pada guru pengajar untuk mengakses soal tes kompetensi. Pastikan kalian telah menyelesaikan seluruh aktivitas belajar dan penugasan materi bab 8 pada alur M-O-D-E-R-A
Tidak membagikan token kepada orang lain yang tidak berhak karena penilaian didasarkan pada ketuntasan penugasan pada alur belajar
Siap mengikuti tes kompetensi? Silakan akses soal kalian DI SINI
MENGAPA INI PENTING UNTUK DILAKUKAN?
Saatnya lihat sejauh mana 'ilmu' para wali dan semangat moderasi ini udah nyantol di pemahaman kita. Ini jadi feedback penting buat proses belajar kita selanjutnya
"Kobarkan rasa ingin tahu dalam dirimu! Biarkan ia menjadi kompas yang memandumu melampaui batas buku teks. Semangat belajar sejati lahir dari pertanyaan 'mengapa' dan 'bagaimana', membuka pintu menuju inovasi tak terduga."