✍🏽RINGKASAN MATERI
📖 QS ar-Raḥmān/55:33 tentang ilmu pengetahuan & teknologi
💡 Hadis tentang pentingnya ilmu & peran ulama
🔬 Hubungan Islam dengan sains dan teknologi
🧠 Kisah inspiratif Ali bin Abi Thalib & keutamaan ilmu
✍️ Tokoh-tokoh Islam dalam dunia sains
📲 Penerapan semangat menuntut ilmu di era digital
🔥 Ini bukan cuma pelajaran PAI. Ini soal masa depan kamu! Kenapa?
✅ Ilmu adalah pondasi kesuksesan dunia dan akhirat
✅ Islam menempatkan ilmu sebagai ibadah
✅ Teknologi tanpa iman = bahaya, iman tanpa ilmu = stagnan
✅ Kita hidup di era serba digital, dan hanya yang berilmu yang bertahan!
✅ Kalau kamu pengen naik derajat (secara sosial, intelektual, dan spiritual), jalan satu-satunya: belajar.
💡STRATEGI BELAJAR
Bacalah dengan Nyaring
Qs. Ar-Rahman/55: 33 tentang ilmu pengetahuan dan teknologi
يٰمَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ اِنِ اسْتَطَعْتُمْ اَنْ تَنْفُذُوْا مِنْ اَقْطَارِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ فَانْفُذُوْاۗ لَا تَنْفُذُوْنَ اِلَّا بِسُلْطٰنٍۚ
Wahai segenap jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya, kecuali dengan kekuatan (dari Allah).
Audit Jejak Digital: Hamba Allah atau Hamba Algoritma?
Mari kita lakukan aktivitas berikut dengan urut dan detail.
Bukalah fitur screen time atau Digital Wellbeing di HP masing-masing. Catat 3 aplikasi yang paling sering dibuka atau digunakan dalam 24 jam terakhir sehingga banyak menyita waktu kalian
Mengapa 3 aplikasi tersebut menyita waktu kalian?
Jika suatu saat Allah bertanya untuk apa umurmu dihabiskan hari ini, apakah riwayat layarmu bisa menjadi jawaban yang membanggakan?
Apakah teknologi membuatmu semakin dekat dengan ilmu (seperti perintah QS Al-Alaq 'Iqra') atau hanya membuatmu jadi penonton pasif?
Tulis jawaban kalian pada buku tugas masing-masing. Guru akan melakukan uji petik terhadap jawaban kalian.
Kenapa sih Ini Penting?
Mengutip Albert Einstein yang ada di buku teks: "Science without religion is blind". Aktivitas ini penting untuk memastikan kalian tidak "buta" saat menggunakan teknologi. Sebelum belajar ayat tentang menembus langit (QS Ar-Rahman 55:33), kalian harus sadar dulu posisi masing-masing: apakah pengendali teknologi (master) atau budak teknologi (slave)? Muhasabah membangun "rem" spiritual sebelum mereka menekan "gas" intelektual.
Observasi ayat Ilmu Pengatahuan
Pada strategi kali ini kalian akan belajar dengan cara berpasang-pasangan. Silakan tentukan pasangan masing-masing atau ikuti instruksi guru pengajar. Ini yang harus kalian lakukan di dalam pasangan:
Setiap murid mencetak Lembar Kerja secara individu. Unduh Lembar Kerja DISINI. Cetak pada kertas A4
Lengkapi tabel yang ada pada lembar kerja. Kerjakan dengan cara berpasangan. Diskusikan dengan pasangan masing-masing jika kalian menemukan kesulitan
Secara bergantian, guru akan menguji bacaan ayat dan pemahaman kalian tentang Qs. Ar Rahman/55: 33 serta hukum bacaan tajwid yang ada di dalamnya.
Kumpulkan hasil pekerjaan kalian pada guru pengajar untuk dinilai
Kenapa sih Ini Penting?
Mengenal alam semesta beserta isinya termasuk mencintai teknologi karena pesatnya perkembangan di dalamnya, harus didasari dengan dalil kuat bahwa semua kehebatan itu adalah ciptaan Allah. Sehingga memahami ayat dan dalil akan menjadi pijakan berpikir bagaimana seseorang memanfaatkan teknologi dalam kehidupannya.
Kenalan Lebih Jauh dengan IPTEK
Selamat, ya, kalian telah sampai di bagian tiga strategi belajar bab 6, yakni Dalami Materi. Pada bagian ini kalian akan membaca dan memahami materi melalui teks, video, dan ilustrasi lainnya. Siap mendalami materi bab 6? KLIK DI SINI
Kenapa sih Ini Penting?
Dengan membaca materi, mengamati video dan gambar kemudian menuangkannya dalam bentuk peta pikir, akan melatih dan mempertajam pemahaman kalian tentang konsep gadab dan gibah lebih mendalam lagi.
Meja Bundar Tokoh Inspiratif: Dulu vs Sekarang
Kali ini kelas aan dibagi menjadi 6 kelompok. Silakan ikuti instruksi guru tentang teknis pembagian kelompok ini. Kemudian lakukan ini di dalam kelompok masing-masing:
Tunjuk 1 orang menjadi koordinator kelompok, bagi tugas dan peran kepada setiap individu di dalam kelompok yang dipimpin oleh koordinator kelompok.
Cari tahu melalui penelusuran di internet, video di YouTube atau buku dan artikel yang ada di perpustakaan mengenai tokoh dan ilmuan berikut:
Kelompok 1: Al-Khawarizmi (Bapak Matematika & Algoritma)
Kelompok 2: Ibnu Sina / Avicenna (Pangeran Para Dokter)
Kelompok 3: Ibn al-Haytham (Bapak Optik Modern)
Kelompok 4: Jabir ibn Hayyan (Bapak Kimia Modern)
Kelompok 5: Prof. Dr. B.J. Habibie (Mr. Crack)
Kelompok 6: l-Biruni (Sang Pengukur Bumi)
Buatlah bahan tayang (presentasi) berdasarkan materi pada setiap kelompok. Konten dalam bahan tayang (presentasi) berisi hal-hal berikut:
Biografi singkat tokoh yang disajikan dalam bentuk infografis menarik
Jejak peninggalan dan kontribusi serta karyanya yang berguna bagi kehidupan manusia
Pelajaran penting dan poin apa yang dapat dicontoh dan dikembangkan dari ilmuwan tersebut pada masa kini?
Bahan tayang dibuat di powerpoint atau canva atau aplikasi sejenis. Silakan tentukan aplikasi yang mudah digunakan
Presentasikan dan rekam dalam bentuk video, pastikan semua anggota di dalam kelompok mengambil peran
Unggah video di gurp FB Ruang Belajar PAI Kelas XI. Beri judul: TOKOH INSPIRATIF MUSLIM. Tuliskan identitas kelompok dan tandai akun guru pengajar agar karya dapat dinilai
Kenapa sih Ini Penting?
Selain menanamkan sikap kolaboratif dengan teman dalam satu kelompok, aktivitas ini juga mengembangkan kreativitas dan keterampilan berkomunikasi kalian, terutama melalui media daring seperti Canva. Jika komunikasi dan kreativitas terbentuk dan berkembang, maka luaran yang dihasilkan akan menjadi luar biasa, sehingga dampak baik akan terasa dan semakin meluas. Selain itu juga murid tidak hanya menghafal nama tokoh, tapi memahami mindset mereka. Elaborasi ini juga mencegah murid dari pemahaman sekuler (memisahkan agama dan sains), sekaligus menyadarkan mereka bahwa mundurnya peradaban Islam terjadi ketika umatnya menjauh dari semangat menggali ilmu (Iqra).
Proyek 'Sulthan' Masa Depan: Peta Jalan Keahlianku
Aktivitas ini dilakukan secara individu, perhatikan detail langkah berikut:
Bayangkan diri kalian 10-15 tahun yang akan datang. Kemudian pilihlah satu masalah di dunia ini yang ingin kalian selesaikan. Misal: masalah sampah, kemacetan, kesehatan mental, teknologi, kecanduan games, moral, dan lain sebagainya
Buatlah roadmap (peta jalan) pada selembar kertas (semacam infografis dan sejenisnya), yang menggambarkan langkah demi langkah yang akan kalian lakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Poin berikut dapat menjadi panduan kalian dalam menyusun roadmap:
Target, masalah apa yang akan diselesaikan
Sulthan (Ilmu) apa yang dibutuhkan, misal kuliah di jurusan apa, atau skill yang harus dimiliki yang mendukung penyelesaian masalah tersebut
Strategi, jabarkan bagaimana langkah kongkret yang akan dilakukan untuk mencapai target tersebut
Peta jalan (roadmap) dibuat semenarik mungkin, boleh ditambahkan hiasan dan asset lain sehingga karya dapat menarik perhatian orang lain.
Unggah hasil karya masing-masing di grup FB Ruang Belajar PAI Kelas XI. Beri judul: PROYEK MASA DEPANKU. Tuliskan nama lengkap kalian, kelas, sekolah asal, dan tandai akun guru pengajar. Sertakan pula satu quotes menarik yang mendukung karya kalian
Guru pengajar akan melakukan uji petik terhadap karya yang telah dibuat. Pastikan kalian dapat menjelaskannya dengan baik dan detail.
Kenapa sih Ini Penting?
Imam Syafi'i berkata: "Barangsiapa menghendaki dunia hendaklah dengan ilmu, barangsiapa menghendaki akhirat hendaklah dengan ilmu". Ruang aktualisasi ini penting untuk mengubah wacana menjadi rencana. Siswa diajak merancang masa depan bukan berdasarkan angan-angan kosong, tapi berdasarkan strategi penguasaan ilmu (Sulthan) yang konkret
Apa yang Didapat?
Pada tahap ini, kalian akan melakukan refleksi pembelajaran terhadap materi yang telah dipelajari. Sebagai panduan dan rambu-rambu kalian dapat menjawab pertanyaan berikut:
Hal baru apa saja yang kalian alami selama mempelajari materi ini?
Bagaimana perasaan kalian selama mengikuti sesi belajar materi ini?
Apa saja pelajaran penting yang kalian dapatkan setelah mempelajari materi ini?
Apa rencana kalian di masa depan setelah mempelajari materi ini?
Ada dua hal yang dapat kalian lakukan untuk menjawab pertanyaan di atas sebagai bentuk refleksi. Pertama, kalian dapat menuliskan jawaban dari 4 pertanyaan refleksi di atas melalui beranda grup FB Rumah Belajar PAI, atau kalian menjawab pertanyaan tersebut dengan menuliskannya di buku tulis lalu membacakannya secara bergantian di depan kelas.
Alternatif lainnya adalah guru pengajar kalian akan membuat link padlet untuk menjawab pertanyaan refleksi di atas, kalian bisa memasukkan jawaban melalui link tersebut secara individu ya.
Kenapa sih Ini Penting?
Puncak dari pembelajaran PAI adalah Akhlaq dan Keimanan. Afirmasi ini penting untuk menanamkan bahwa tujuan akhir belajar IPTEK adalah Taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah. Tanpa afirmasi ini, kepintaran hanya akan melahirkan kesombongan (seperti Firaun/Qarun), bukan kerendahan hati seorang ilmuwan beriman
Pada akhirnya kalian sampai pada sesi akhir langkah pembelajaran pada materi bab 6 ini. Kalian akan menjawab pertanyaan untuk menguji pemahaman dan pengetahuan masing-masing. Oya, tes kompetensi ini sifatnya wajib diikuiti oleh peserta didik yang telah menyelesaikan seluruh aktiitas belajar dengan langkah pembelajaran alur MODERAT (kecuali alur T yang saat ini sedang diakses). Beberapa hal yang perlu kalian perhatikan adalah:
Tes ini juga berfungsi sebagai penilaian harian atau ulangan harian
Silakan minta token pada guru pengajar untuk mengakses soal tes kompetensi. Pastikan kalian telah menyelesaikan seluruh aktivitas belajar dan penugasan materi bab 6 pada alur M-O-D-E-R-A
Tidak membagikan token kepada orang lain yang tidak berhak karena penilaian didasarkan pada ketuntasan penugasan pada alur belajar
Siap mengikuti tes kompetensi? Silakan akses soal kalian DI SINI
Kenapa sih Ini Penting?
Selain menguji pemahaman, tes kompetensi ini penting untuk mengetahui sejauh mana keterampilan kalian dalam menulis, menjabarkan dan memaknai materi dan ragam penugasan yang telah dilakukan dalam alur belajar
"Hari ini, mungkin kamu merasa lelah menatap buku. Tapi ingatlah, setiap detik semangat yang kamu curahkan adalah investasi untuk kekuatanmu esok hari; kekuatan untuk memilih, berkarya, dan mengubah dunia."